You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rapat Banggar KUA-PPAS 2016 Dihentikan Sementara
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Rapat Pembahasan KUA-PPAS 2016 Dihentikan Sementara

Rapat pembahasan usulan kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) DKI Jakarta dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) ‎2016 bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta dihentikan sementara.

‎Isinya sekarang lagi kita korek dan sisir. Kita ingin menggenjot azas manfaatnya ke masyarakat

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Saefullah mengatak‎an pembahasan KUA-PPAS 2016 dengan Banggar DPRD DKI terpaksa dihentikan lantaran adanya sejumlah kegiatan SKPD dan UKPD yang perlu penajaman dalam hal azas manfaat kepada masyarakat.

MoU KUA-PPAS 2016 Diundur

"‎Isinya sekarang lagi kita korek dan sisir. Kita ingin menggenjot azas manfaatnya ke masyarakat," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/11).

Menurut Saefullah, banyaknya usulan kegiatan SKPD dan UKPD yang kurang tajam dari segi azas manfaat ke masyarakat dalam KUA-PPAS 2016, disebut-sebut terjadi karena para pejabat eselon tidak membaca Rencana Pembangunan Jangka‎ Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta.

"Pejabat Eselon II belum membaca RPJMD secara detail, tujuannya, output dan outcome-nya itu apa. Jangan perintah Eselon III menyusun usulan.‎ Sebab akhirnya Eselon III suruh Eselon IV, dan Eselon IV suruh stafnya. Ya jadinya seperti sekarang ini, banyak pemborosan," tuturnya.

‎Saat ini, lanjut Saefullah, eksekutif belum merinci postur anggaran tahun 2016 secara jelas. Mengingat usulan anggaran kegiatan masing-masing SKPD dan UKPD‎ DKI masih dalam proses penajaman secara internal.

"Sementara ini kita sudah mengefisienkan kegiatan yang sifatnya sosialisasi, sewa gedung dan sound system serta event-event festival bersifat hura-hura dalam KUA-PPAS 2016," ucapnya.

Anggaran tersebut, Saefullah menambhakan, dialokasikan ke kegiatan atau program prioritas yang sesuai dengan RPJMD seperti pendidikan, kesehatan, taman, rumah susun, pengendalian banjir dan kemacetan.

"Setelah satu dua hari selesai menyisir sekaligus melakukan penajaman, selanjutnya eksekutif akan bersurat ke Banggar yang isinya berupa penjelasan terkait perubahan KUA-PPAS 2016 karena adanya efisiensi anggaran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye16472 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11328 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6783 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3656 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1720 personFolmer